Mahasiswa PKM-PM UNG Latih Kader Posyandu Produksi Cookies Anti-Stunting

Suasana Foto bersama Tim PKM-PM UNG disela waktu pelaksanaan kegiatan pemberdayaan kader posyandu di Kelurahan Hunggaluwa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. (Penagar.id)
Suasana Foto bersama Tim PKM-PM UNG disela waktu pelaksanaan kegiatan pemberdayaan kader posyandu di Kelurahan Hunggaluwa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. (Penagar.id)

Penagar.id – Tim Program Kreativitas Mahasiswa – Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegiatan pemberdayaan kader posyandu di Kelurahan Hunggaluwa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Ketua Tim PKM-PM, Aqymnastiar R. Djakaria menjelaskan, program ini bertujuan untuk mendukung upaya pencegahan stunting melalui inovasi pangan lokal berupa cookies fortifikasi berbahan daun kelor dan tulang ikan lele.

Menurutnya, stunting masih menjadi masalah serius di Gorontalo, yang tidak hanya memengaruhi pertumbuhan fisik anak tetapi juga perkembangan kognitif dan kesehatan jangka panjang.

Baca Juga :  Wujudkan Hidup Bugar, Persit KCK Koorcab Rem 133 PD XIII/Merdeka Aktif Ikuti Senam Sehat

“Melalui program ini, kami ingin menghadirkan solusi berbasis pangan lokal yang terjangkau, bergizi, dan mudah diterima anak-anak,” ungkap Aqym, sapaan akrab Aqymnastiar R. Djakaria.

“Cookies fortifikasi berbahan daun kelor dan tulang ikan lele dapat menjadi alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita di posyandu,” lanjutnya.

Melalui program PKM-PM ini, kata Aqym, UNG terus berkomitmen mendorong mahasiswa untuk berkontribusi dalam menyelesaikan masalah nyata di masyarakat sekaligus mendukung agenda nasional percepatan penurunan stunting.

Baca Juga :  Rincian HPS Diduga Bocor, Tender Puskesmas Mananggu Boalemo Sudah Diatur?

“Harapan kami, program ini tidak hanya berhenti di Hunggaluwa, tetapi dapat menjadi contoh praktik baik yang bisa diterapkan di posyandu-posyandu lain di Gorontalo,” tambah Aqym.

Diketahui, program ini berlangsung selama Juli hingga Oktober 2025 dan melibatkan kader posyandu sebagai mitra utama serta mahasiswa Fakultas Olahraga dan Kesehatan dari Jurusan Farmasi dan Kesehatan Masyarakat dan didampingi oleh dosen pembimbing Apt. Wiwit Zuriati Uno, S.Farm., M.Si.

Baca Juga :  Uang Nasabah Senilai Rp 106 Juta Raib dari Rekening BRI Sumalata

Adapun rangkaian kegiatan meliputi: observasi awal, pre-test dan post-test pemahaman kader terkait stunting dan gizi, Pelatihan produksi cookies fortifikasi, termasuk pemilihan bahan, proses pembuatan, hingga pengemasan, Serta pendistribusian cookies oleh kader posyandu hunggaluwa.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pihak Universitas khususnya UPA PKK yang berperan penting pada kreativitas mahasiswa, selain itu dukungan penuh juga dari pihak kelurahan dan puskesmas, serta antusiasme para kader posyandu Kelurahan Hunggaluwa.

**Cek berita dan artikel terbaru kami. Klik untuk Ikuti WhatsApp Channel Penagar.id