14 Kandidat Lolos Uji Publik KPID Gorontalo

14 Kandidat Lolos Uji Publik KPID Gorontalo.
14 Kandidat Lolos Uji Publik KPID Gorontalo.(Foto : Ist.)

Penagar.id – Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo merilis jadwal pelaksanaan uji publik bagi para peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) periode 2026–2029.

Agenda ini menjadi fase lanjutan setelah seluruh kandidat dinyatakan lolos dari tahapan seleksi administratif dan kompetensi.

Sebanyak 14 nama dipastikan melaju ke sesi uji publik. Daftar tersebut merupakan kombinasi antara kandidat baru dan tiga petahana yang kembali bersaing, yaitu Jitro Paputungan, Rajib Gandi Ismail, dan Sudirman Mile.

Adapun 11 peserta lainnya meliputi Abdul Rajak Babuntai, Arif Rahim, Fahrudin F. Salilama, Hasanudin Djadin, Marten Nusi, Muhlis Pateda, Rahmat Giffary Bestamin, Sofya Abdullah, Suci Priyanti Kartika Chanda Sari, Yenny Harmain, dan Zainudin Husain.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Gorontalo Dorong Profesionalisme Pegawai Lewat Pra Orientasi

Komisi I juga menekankan pentingnya keterlibatan publik pada fase ini. Warga dipersilakan memberikan masukan, informasi tambahan, tanggapan, atau bahkan keberatan terhadap rekam jejak para calon komisioner.

Mekanisme ini dianggap penting untuk menjaga prinsip transparansi sekaligus memastikan proses seleksi berlangsung akuntabel.

Baca Juga :  Setwan Deprov Perkuat Semangat Kebersamaan Jelang Hari Kemerdekaan

Masyarakat dapat menyampaikan pendapat mulai 5 hingga 17 Desember 2025. Tanggapan resmi dapat dikirimkan melalui surat ke Kantor Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, atau melalui email ke sekretariat.dprdgorontalo@gmail.com.

Semua masukan yang diterima akan ditelaah secara menyeluruh dan menjadi referensi penting bagi Komisi I dalam menetapkan nama-nama yang layak melangkah ke tahap akhir seleksi.

Baca Juga :  Pansus Tambang DPRD Provinsi Gorontalo Komit Bangun Regulasi Pro-Rakyat

**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."