A.W. Talib Wafat, Tokoh Gorontalo dengan Jejak Pengabdian Panjang

DR. A. W. Talib./Penagar.id
DR. A. W. Talib./Penagar.id

Penagar.id – Kabar duka menyelimuti masyarakat Gorontalo setelah DR. A. W. Talib dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (24/4/2026) di Rumah Sakit Harapan Kita.

Kepergian tokoh senior tersebut meninggalkan kesedihan mendalam, khususnya bagi masyarakat yang mengenal kiprah dan dedikasinya selama puluhan tahun.

A.W. Talib bukan hanya dikenal sebagai pejabat publik, tetapi juga figur yang dihormati karena sikapnya yang santun dan penuh kebijaksanaan.

Sosoknya kerap dijadikan panutan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pengambilan keputusan.

Baca Juga :  BRI Cabang Gorontalo Beri Hak Jawab soal Kasus Pemalsuan Dokumen KUR

“Beliau adalah sosok yang tenang, bijak, dan selalu menjaga etika. Kehilangannya sangat terasa bagi Gorontalo,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang mengenal dekat almarhum.

Sepanjang perjalanan kariernya, A.W. Talib mengabdikan diri di berbagai bidang strategis.

Di lingkungan pemerintahan, ia pernah mengemban amanah sebagai Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, jabatan yang menuntut kepemimpinan serta kemampuan mengelola birokrasi secara profesional.

Dalam peran tersebut, ia dikenal tegas, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Baca Juga :  Soal Kronologi Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 92, Begini Kata Polisi

Pengabdiannya kemudian berlanjut ke tingkat nasional. Ia pernah menjadi Anggota DPR RI periode 2009–2014.

Setelah itu, ia tetap aktif di dunia politik daerah sebagai Anggota DPRD Provinsi Gorontalo selama dua periode, yakni 2014–2024, dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Di lembaga legislatif, almarhum dikenal sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat, terutama dalam isu pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan, serta pelayanan publik yang lebih baik.

“Beliau bukan tipe politisi yang banyak bicara tanpa kerja. Setiap langkahnya selalu berpihak pada masyarakat,” kata kolega almarhum.

Baca Juga :  Dikti Buka Pendaftaran Beasiswa BKI 2025, Simak Persyaratannya

Wafatnya A.W. Talib memicu gelombang duka dari berbagai kalangan. Ucapan belasungkawa mengalir dari pejabat pemerintah, politisi, tokoh agama, akademisi, hingga masyarakat umum yang pernah merasakan kontribusinya.

Di mata masyarakat, A.W. Talib dikenal sebagai pribadi yang rendah hati. Ia menjalani kehidupan dengan kesederhanaan, menjunjung tinggi sopan santun, serta terbuka kepada siapa saja tanpa memandang latar belakang.


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."