Razman Arif Dipanggil Bareskrim Sebagai Tersangka Dugaan Pencemaran Nama Baik Hotman Paris

Razman Arif Nasution (Foto : detikcom)
Razman Arif Nasution (Foto : detikcom)

Penagar.id, NASIONAL – Razman Arif Nasution menjalani pemeriksaan di Mabes Polri, Jakarta, pada Senin (4/11/2024), usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik Hotman Paris Hutapea.

Melansir Kompas, pemeriksaan ini berlangsung setelah adanya proses hukum yang panjang terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan Razman.

“Jadi hari ini saya dengan Iqlima Kim akan mengikuti prosedur untuk diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Utara dan ini harus saya buktikan di pengadilan saya yang dorong juga supaya clear kasus ini,” kata Razman dikutip dari Kompas.

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri sebelumnya telah menetapkan Razman sebagai tersangka sejak April 2023.

Baca Juga :  Wamenaker Noel Terjaring OTT, Istana Serahkan Proses Hukum ke KPK

Penetapan ini didasarkan pada laporan yang dibuat Hotman Paris, yang terdaftar dengan nomor LP/B/0212/V/2022/SPKT/Bareskrim Polri, pada 10 Mei 2022.

Razman dijerat dengan Pasal 45 Ayat 3 juncto Pasal 27 Ayat 3 UU ITE, serta Pasal 310 dan 311 KUHP. Tuduhan ini berakar pada pernyataan Razman yang dianggap merugikan nama baik Hotman Paris.

Baca Juga :  Penanganaan Kasus Polisi Tembak Siswa Diawasi Komnas HAM dan Kompolnas

Kasus ini menjadi buntut dari laporan Hotman kepada mantan asisten pribadinya, Iqlima Kim, dan pengacaranya, Razman Arif Nasution.

Hotman Paris merasa terpojok karena tuduhan pelecehan seksual yang dilayangkan oleh Iqlima Kim dan didukung Razman.

Baca Juga :  DPO Pencabulan Anak Sambung di Gorontalo Diamanakan Polisi

Merasa reputasinya tercoreng, Hotman melaporkan keduanya ke Bareskrim Polri pada 10 Mei 2022.(*)

 

Baca selengkapnya di Sini


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."