Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Dorong Pengembangan Industri Nilam

Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Industri Nilam di Bone Bolango.(Foto : Ist.)
Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Industri Nilam di Bone Bolango.(Foto : Ist.)

Penagar.id, GORONTALO – Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, melakukan kunjungan ke Industri Kecil Menengah (IKM) Nilam di Desa Ulanta, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau perkembangan industri nilam sekaligus berdialog langsung dengan kelompok petani setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Ridwan Monoarfa menekankan bahwa tanaman nilam memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Baca Juga :  Thomas Mopili: Pani Gold Harus Serap Lebih Banyak Pekerja Lokal

Ia menyebutkan bahwa dibandingkan dengan komoditas utama seperti jagung, budidaya nilam dapat memberikan keuntungan ekonomi lebih tinggi jika dikelola secara optimal.

“Tanaman nilam sangat prospektif karena hasil olahannya bisa menjadi minyak atsiri dengan nilai jual tinggi, baik di pasar nasional maupun internasional. Ini peluang besar yang harus kita dorong agar petani tidak bergantung hanya pada jagung,” ujarnya.

Baca Juga :  Reses, Yeyen Sidiki Serap Aspirasi di Kabila

Ridwan juga mengapresiasi inovasi yang dikembangkan oleh kelompok petani di bawah kepemimpinan Yuriko Kamaru, yang mulai mengembangkan sektor pertanian berbasis minyak nilam.

Menurutnya, dukungan dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan, baik dalam bentuk pendampingan teknis maupun kemudahan akses pasar.

“Kami akan terus mendorong kebijakan yang mendukung diversifikasi tanaman seperti nilam, agar kesejahteraan petani bisa meningkat secara signifikan,” tambah Ridwan.

Baca Juga :  Klarifikasi Mustafa Yasin Terkait Dugaan Skandal Haji Bodong

Sementara itu, Ketua Kelompok Petani Nilam Desa Ulanta, Yuriko Kamaru, mengungkapkan bahwa meskipun potensi nilam menjanjikan, mereka masih menghadapi kendala dalam teknik budidaya dan akses permodalan.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan petani untuk mengembangkan sektor pertanian berbasis komoditas bernilai tinggi di Gorontalo.(*)

**Cek berita dan artikel terbaru kami. Klik untuk Ikuti WhatsApp Channel Penagar.id