Bele Mo’sehati di Kota Gorontalo Fokus Tekan Stunting 

Rudy Salahuddin memberikan bantuan makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil pada peresmian Bele Mo’sehati di Kota Gorontalo, Rabu (8/1/2025). (Foto : Diskominfotik)
Rudy Salahuddin memberikan bantuan makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil pada peresmian Bele Mo’sehati di Kota Gorontalo, Rabu (8/1/2025). (Foto : Diskominfotik)

Penagar.id, GORONTALO – Rumah sehat atau dalam bahasa Gorontalo bernama Bele Mo’sehati kini hadir di Kelurahan Molosipat U, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo.

Layanan kesehatan bagi balita stunting dan ibu hamil ini diresmikan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin, pada Rabu (8/1/2025).

Ini merupakan rumah sehat tengkes kedua di Kota Gorontalo setelah sebelumnya didirikan di Kelurahan Leyato.

Fasilitas tersebut menjadi pusat layanan dengan berbagai program, mulai dari pemberian makanan bergizi, edukasi untuk ibu hamil, hingga tempat bermain anak.

Baca Juga :  Nurjanah Yusuf Tegaskan Pentingnya Disiplin Waktu di Lingkup ASN

Rudy Salahuddin berharap rumah sehat ini dapat dimanfaatkan optimal oleh aparat desa dan kecamatan untuk menekan angka stunting.

Dia menekankan pentingnya keterlibatan aktif aparat setempat untuk memantau langsung kondisi ibu hamil dan balita kurang gizi.

Baca Juga :  Pasangan Amin Usung Program Bela Petani-Nelayan, Warga: Ini yang Kami Butuh

“Kami berharap semua aparat di satuan wilayah terkecil ini (kelurahan) untuk mencari dan mendapatkan orang-orang yang terdampak stunting,” kata Rudy.

“Kita tidak ingin setelah bertahun-tahun ada stunting di kelurahan ini yang jumlahnya banyak,” lanjutnya.

Program Bele Mo’sehati, menurut Deputi V Kemenko Perekonomian RI itu, selaras dengan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.

Baca Juga :  Klarifikasi Pemprov Soal Evaluasi RAPBD Kota Gorontalo

Prioritas itu berfokus pada pengentasan kemiskinan ekstrem, pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Tiga hal ini yang harus kita capai, salah satunya dengan penurunan stunting ini. Di Kota Gorontalo masih banyak yang mengalami gizi buruk,” ungkapnya.

“Kita tahu Indonesia Emas 2045 mereka-mereka inilah akan berada di usia produktif,” tambah Rudy.(*)


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."