Daftar Lengkap Peringkat Atlet Panjat Tebing Indonesia Musim 2025

Pemanjat nomor speed putri Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi.(Foto : Dok. konibadung)
Pemanjat nomor speed putri Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi.(Foto : Dok. konibadung)

Penagar.id – Federasi Panjat Tebing Dunia (IFSC) merilis klasemen akhir musim 2025. Dari hasil tersebut, sejumlah atlet Indonesia sukses menempatkan diri di posisi bergengsi, baik di sektor putra maupun putri.

Pada sektor putra, nama Kiromal Katibin menjadi sorotan utama setelah menutup musim di urutan pertama dengan koleksi 3.945 poin.

Di bawahnya, Raharjati Nursamsa menempati peringkat ke-8 dengan 2.505 poin. Sementara itu, Veddriq Leonardo yang sebelumnya dikenal sebagai juara dunia berada di posisi ke-17 dengan 1.095 poin.

Selain itu, Antasyafi Robby Al Hilmi tercatat di peringkat ke-27 dengan 960 poin. Sedangkan Alfian Muhammad Fajri menutup daftar lima besar atlet putra Indonesia dengan menempati posisi ke-37 melalui raihan 638 poin.

Baca Juga :  Comeback Manis, Marc Klok Langsung Buktikan Diri di Laga Perdana

Beralih ke sektor putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi menjadi wakil terbaik Indonesia. Ia berhasil mengamankan posisi ketiga dunia berbekal 3.390 poin.

Atlet muda Kadek Adi Asih juga tampil menjanjikan di peringkat ke-17 dengan 1.088 poin.

Baca Juga :  Liverpool Terjungkal Usai Start Sempurna di Awal Musim

Sementara itu, Puja Lestari berada di posisi ke-19 (968 poin), diikuti Susan Nur Hidayah di urutan ke-20 (965 poin).

Lalu ada Rajiah Sallsabillah yang menempati posisi ke-24 (765 poin) dan Amanda Narda Mutia di peringkat ke-36 (356 poin).

Baca Juga :  Manchester United Diseret ke Pengadilan oleh Mantan Pemain

Capaian ini semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama panjat tebing dunia, terutama di nomor speed.


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."