Ditantang Hasto Periksa Keluarga Jokowi, KPK: Silakan Lapor!

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto.(Foto : Liputan6)
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto.(Foto : Liputan6)

Penagar.id, NASIONAL – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto merespons permintaan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang meminta agar keluarga Mantan Presiden Joko Widodo diperiksa terkait dugaan tindak pidana korupsi.

Setyo menegaskan bahwa siapa pun yang memiliki informasi mengenai dugaan korupsi dapat melaporkannya ke KPK dengan menyertakan bukti-bukti yang kuat.

“Setiap orang jika mengetahui adanya informasi dugaan tindak pidana, silakan melapor dengan membawa dokumen,” kata Setyo, Jumat (21/2/2025) melansir Kompas.

Ia menjelaskan bahwa setiap laporan yang masuk akan melalui proses verifikasi dan validasi sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  ATR/BPN Ungkap 573 Perusahaan Sawit Beroperasi tanpa Izin, Di Gorontalo Ada?

“Selanjutnya akan diverifikasi dan validasi sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Sebelumnya, Hasto Kristiyanto meminta agar KPK menegakkan hukum secara adil dan tidak tebang pilih dalam menangani kasus korupsi.

Baca Juga :  Puan, AHY hingga Haji Isam Terima Tanda Kehormatan dari Presiden

Pernyataan itu disampaikan setelah dirinya ditahan atas dugaan perintangan penyidikan dalam kasus suap yang melibatkan mantan anggota legislatif PDIP, Harun Masiku.

Hasto menantang KPK untuk mengusut semua kasus korupsi, termasuk yang berkaitan dengan keluarga Presiden Jokowi.

Baca Juga :  Tok! UMP 2025 Resmi Tetapkan, Segini Besarannya

“Semoga ini menjadi momentum bagi Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menegakkan hukum tanpa kecuali, termasuk memeriksa keluarga Pak Jokowi,” kata Hasto, saat akan dibawa ke Rumah Tahanan KPK, Kamis (20/2/2025).(*)


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."