FIFA Umumkan Hasil Undian Playoff Antarkonfederasi Piala Dunia 2026

FIFA resmi merilis hasil undian playoff antarkonfederasi Piala Dunia 2026.(Foto : REUTERS/Denis Balibouse)
FIFA resmi merilis hasil undian playoff antarkonfederasi Piala Dunia 2026.(Foto : REUTERS/Denis Balibouse)

Penagar.id – Drawing playoff antarkonfederasi menuju Piala Dunia 2026 akhirnya resmi diumumkan pada Kamis (20/11/2025) sore WIB.

Dilansir Kompas, prosesi pengundian yang sekaligus mencakup playoff zona Eropa tersebut berlangsung di Home of FIFA, Zurich, Swiss, dan memperlihatkan komposisi persaingan enam negara dari berbagai konfederasi dunia yang memperebutkan dua tiket terakhir ke putaran final.

Dari hasil undian, Irak ditetapkan sebagai wakil Asia. RD Kongo tampil sebagai representasi Afrika, sementara Jamaika dan Suriname menjadi dua kontestan dari CONCACAF.

Bolivia datang dari jalur CONMEBOL, dan Kaledonia Baru mewakili Oseania.

Baca Juga :  Timnas Minta Dukungan Suporter di Laga Indonesia vs Filipina

Sesuai regulasi, negara dengan posisi FIFA tertinggi—dalam hal ini RD Kongo—automatis ditempatkan pada Final 1, sedangkan Irak yang berada tepat di bawahnya mendapat slot Final 2.

Irak, yang sebelumnya menyingkirkan Indonesia untuk melaju ke fase ini, berpotensi berhadapan dengan salah satu dari dua tim dari benua Amerika.

Baca Juga :  Nasib Garuda Muda Ditentukan di Laga Penentuan Kontra Korsel

Bolivia mengakhiri babak kualifikasi CONMEBOL di posisi ketujuh, sementara Suriname finis sebagai runner-up grup zona CONCACAF.

Di jalur lain, RD Kongo menunggu hasil duel Kaledonia Baru—yang saat ini menempati ranking FIFA ke-150—berhadapan dengan Jamaika yang berada di posisi ke-68 dunia.

Baca Juga :  Manchester United Diseret ke Pengadilan oleh Mantan Pemain

Rangkaian partai semifinal hingga final playoff akan digelar pada Maret 2026. Jadwal pertandingan lengkap akan diumumkan kemudian oleh FIFA.


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."