Hasil Panen Mengecewakan, Petani Boltara Keluhkan Bantuan Bibit Jagung Pemerintah

Petani Bolmut Keluhkan Bantuan Bibit Jagung Pemerintah.(Foto : Republish.id/Jefry).
Petani Bolmut Keluhkan Bantuan Bibit Jagung Pemerintah.(Foto : Republish.id/Jefry).

Penagar.id – Program bantuan bibit jagung dari Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menuai kritikan tajam.

Alih-alih meningkatkan produktivitas, sejumlah petani justru mengeluhkan hasil panen yang dianggap jauh dari harapan.

Sejumlah petani mengaku sejak awal bibit yang diterima terlihat normal dan sesuai untuk ditanam. Namun ketika panen tiba, buah jagung yang dihasilkan kecil dan tidak seragam.

“Kami kecewa karena sudah mengikuti petunjuk teknis penanaman, tetapi hasilnya jauh dari yang dijanjikan, kejadian ini terutama di Desa Iyok dan juga Desa Tote,” ungkap salah seorang petani di Kecamatan Bolangitang, Selasa (16/9/2025).

Baca Juga :  Judi Online Jadi Ancaman serius,  Gorontalo Deklarasikan Perang Melawan Keuangan Ilegal

Kekecewaan petani semakin besar karena menduga bibit yang disalurkan tidak memenuhi standar kualitas.

Mereka berharap pemerintah daerah lebih serius melakukan evaluasi terhadap penyedia bibit, agar kerugian serupa tidak terus berulang.

“Kami minta pemerintah lebih selektif memilih bibit dan melakukan pengawasan ketat, supaya program bantuan benar-benar bermanfaat bagi kami, sebab hanya menimbulkan kerugian bagi kami, termasuk pupuk, terutama tenaga dan waktu,” tambah petani lainnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Boltara, Dr. Syarifudin, memastikan penyaluran bibit jagung sudah dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Program "Motabi Kambungu" di Gorut Dapat Dukungan Pemprov

“Kami menyalurkan bantuan bibit/benih jagung sudah sesuai Standard Operating Prosedure (SOP) atau sudah melalui uji lab yang dilakukan oleh balai pertanian provinsi, jadi kami rasa tidak ada masalah,” ujarnya kepada wartawan.

Baca Juga :  Kolaborasi Dokter Spesialis dan Puskesmas Maksimalkan Layanan Kesehatan di Gorontalo Utara

Ia menambahkan, kegagalan panen tidak bisa serta-merta dikaitkan dengan kualitas bibit, sebab di wilayah lain hasilnya justru memuaskan.

Kendati demikian, lanjut Syarifudin, pihaknya akan menindaklanjuti keluhan tersebut.

“Informasi ini akan kami tindak lanjuti. Kami akan terjunkan penyuluh atau pegawai kami untuk turun ke lokasi untuk mengecek langsung keadaan kebun jagung yang katanya hasil panennya mengecewakan,” katanya.


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."