LRT Jabodebek Perkuat Kesiapsiagaan Darurat demi Keselamatan Pengguna

Divisi LRT Jabodebek terus memperkuat standar keselamatan operasional sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, andal, dan responsif terhadap kondisi darurat.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Divisi LRT Jabodebek terus memperkuat standar keselamatan operasional sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, andal, dan responsif terhadap kondisi darurat.

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan praktik penggunaan hydrant dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bagi personel LRT Jabodebek yang berlangsung di GOR Kantor Divisi LRT Jabodebek, Senin (15/6).

Baca Juga :  PT Pelindo Sinergi Lokaseva Dorong Efisiensi Proses Internal dan Teamwork untuk Wujudkan Operational Exellence melalui Simulasi Lean Six Sigma

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa kesiapsiagaan sumber daya manusia menjadi aspek penting dalam mendukung keselamatan operasional transportasi publik, terutama dalam menghadapi situasi darurat yang memerlukan respons cepat dan tepat.

“Dalam layanan transportasi publik, respons awal saat kondisi darurat menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko dan menjaga keselamatan pengguna. Karena itu, peningkatan kompetensi personel dalam penanganan keadaan darurat harus dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Radhitya.

Melalui pelatihan tersebut, para personel dibekali pemahaman mengenai sistem hydrant dan penggunaan APAR sesuai klasifikasi kebakaran, sekaligus melakukan simulasi penanganan kebakaran secara langsung sesuai prosedur keselamatan kerja dan operasional.

Baca Juga :  Mobilitas Ramadan Meningkat, Pengguna LRT Jabodebek Tembus 126 Ribu Penumpang per Hari

Pelatihan ini juga menjadi bagian dari penguatan budaya safety di lingkungan kerja LRT Jabodebek agar setiap personel memiliki kesiapan dalam melakukan tindakan awal penanganan kondisi darurat, baik di area operasional maupun fasilitas pelayanan publik.

Menurut Radhitya, penguatan budaya keselamatan tidak hanya dilakukan melalui peningkatan fasilitas dan sistem operasional, tetapi juga melalui pengembangan kompetensi pekerja secara konsisten.

“Kami ingin memastikan seluruh personel memiliki kesiapan, pemahaman prosedur, serta kemampuan koordinasi yang baik dalam menghadapi berbagai kondisi darurat. Hal ini penting untuk mendukung operasional LRT Jabodebek yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  BINUS Online Future Festival Bekali Generasi Muda untuk Memahami Potensi Diri & Lebih Siap Memulai Karier

Selain mendukung kesiapan operasional perusahaan, pelatihan tersebut juga memberikan edukasi dasar terkait penanganan kebakaran sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun lingkungan sekitar.

LRT Jabodebek berkomitmen untuk terus meningkatkan aspek keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan sebagai bagian dari pengembangan transportasi publik perkotaan yang modern, berkelanjutan, dan berorientasi pada keselamatan pengguna.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

Artikel ini ditulis oleh Mitra Penagar.id yang berkolaborasi dalam mempublikasikan artikel kemitraan strategis terkait promosi produk dan layanan jasa secara informatif dengan tetap menjaga standar estetika media.