Palestina Umumkan Calon Pengganti Presiden

Ilustrasi. Palestina Umumkan Calon Pengganti Presiden. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Joel Carillet)
Ilustrasi. Palestina Umumkan Calon Pengganti Presiden. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Joel Carillet)

Penagar.id, NASIONAL – Presiden Palestina Mahmoud Abbas secara resmi mengumumkan calon penggantinya untuk sementara jika terjadi kekosongan jabatan presiden.

Keputusan ini sekaligus menutup ruang bagi keterlibatan Hamas dalam transisi Otoritas Palestina di masa depan.

Abbas, yang kini berusia 89 tahun, telah memimpin meskipun masa jabatannya berakhir pada 2009.

Selama ini, ia menolak desakan untuk menunjuk wakil atau penggantinya.

Baca Juga :  Amerika Bela Israel, Sebut Surat Penangkapan untuk Netanyahu Tak Berdasar

Namun, dalam dekrit terbarunya, Abbas menetapkan Ketua Dewan Nasional Palestina (PNC), Rawhi Fattuh, sebagai pemimpin sementara jika posisi presiden kosong.

“Jika posisi presiden otoritas nasional menjadi kosong karena tidak adanya dewan legislatif, Presiden Dewan Nasional Palestina akan mengambil alih tugas tersebut… untuk sementara,” bunyi dekrit tersebut.

Baca Juga :  Putin ke AS dan NATO : Jangan Cari Gara-gara

Dekrit itu juga mengatur pemilu harus dilaksanakan dalam waktu 90 hari setelah masa transisi, kecuali ada kondisi luar biasa yang menghalangi pelaksanaannya.

Keputusan ini terjadi di tengah sejarah ketegangan panjang antara Fatah yang dipimpin Abbas dan Hamas.

Baca Juga :  Serangan Udara Israel ke Gaza Kembali Renggut 10 Nyawa, Termasuk 7 Anak

Dewan Legislatif Palestina (PLC), yang sebelumnya mayoritas dikuasai Hamas, telah dibubarkan oleh Abbas pada 2018.

Langkah itu menyingkirkan peran Hamas dalam pemerintahan Palestina, meskipun mereka tetap menguasai Jalur Gaza sejak menggulingkan Otoritas Palestina pada 2007.(*)

 

Baca selengkapnya di Sini


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."