Thariq Modanggu Kenang Indra Yasin di Pencanangan Agro Mopomulo

Thariq Modanggu saat menghadiri pencanangan Gerakan Agro Mopomulo di Desa Tudi, Kecamatan Monano, Kabupaten Gorontalo Utara, Kamis (4/9/2025).(Foto : Dok. Kominfo)
Thariq Modanggu saat menghadiri pencanangan Gerakan Agro Mopomulo di Desa Tudi, Kecamatan Monano, Kabupaten Gorontalo Utara, Kamis (4/9/2025).(Foto : Dok. Kominfo)

Penagar.id – Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, kembali mengenang sosok Almarhum Indra Yasin ketika menghadiri pencanangan Gerakan Agro Mopomulo di Desa Tudi, Kecamatan Monano, Kabupaten Gorontalo Utara, Kamis (4/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Thariq menyampaikan bahwa program yang kini dijalankan tidak lepas dari ide bersama dengan almarhum saat dirinya masih menjabat sebagai wakil bupati.

Gagasan yang dimaksud adalah konsep lahan “SAKTI”, akronim dari Sejengkal Tanah Karunia Ilahi.

“Ide saya dulu dengan Almarhum Indra Yasin yaitu lahan “SAKTI” Alhamdulillah hari ini bisa terwujud, memang ada waktunya menanam dan ada waktunya memetik hasil,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bone Bolango Susun Peta Jalan Industri 2025-2045

Lebih lanjut, Thariq menekankan bahwa apa yang dilakukan saat ini merupakan kelanjutan dari gagasan yang telah lama dirintis.

Ia menyebut, jika dulu masyarakat baru sebatas menanam ide, kini sudah mulai menanam secara nyata di lapangan.

Baca Juga :  Resmi Diserahkan, DIPA dan DATKD 2025 Fokus pada Percepatan Pelaksanaan APBN

“Dulu kita menanam gagasan, hari ini kita menanam fisiknya, in syaa Allah satu, dua, tiga, empat tahun kedepan kita akan menuai kesejahteraan bersama masyarakat dan rakyat Gorontalo Utara, Aamiin Ya Rabbal Alamin,” kata Thariq Modanggu.

Pencanangan Gerakan Agro Mopomulo itu menjadi simbol bahwa program warisan gagasan bersama dengan almarhum Indra Yasin kini berlanjut untuk kesejahteraan masyarakat Gorontalo Utara.

Baca Juga :  Pimpin Apel Perdana, Ismet Mile Tekankan Disiplin ASN

**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."