LingkunganPeristiwa

Warga Tolak Kehadiran PT Celebes Bone Mineral : “Hingga Titik Darah Penghabisan!”

×

Warga Tolak Kehadiran PT Celebes Bone Mineral : “Hingga Titik Darah Penghabisan!”

Sebarkan artikel ini
Sejumlah warga di Kecamatan Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango saat menggelar aksi mengecam kehadiran perusahaan tambang PT Celebes Bone Mineral. (Foto: Ist)
Sejumlah warga di Kecamatan Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango saat menggelar aksi mengecam kehadiran perusahaan tambang PT Celebes Bone Mineral. (Foto: Ist)

Penagar.id, GORONTALO – Sejumlah warga di Kecamatan Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango mengecam kehadiran perusahaan tambang PT Celebes Bone Mineral yang berada di daerah tersebut.

Kecamatan tersebut disampaikan sejumlah warga di Desa Tolotio dan Desa Lembah Hijau saat mendatangi kantor desa dan kantor kecamatan untuk memprotes kegiatan perusahaan.

Dalam penyampaiannya, warga dengan tegas menolak aktivitas tambang yang dinilai merusak lingkungan.

Selain itu, warga juga menyebut perusahaan tambang tersebut hadir tanpa ada sosialisasi sebelumnya, sehingga dinilai tidak ada dan transparansi.

Baca Juga :  Ternyata ini Titik Koordinat PETI di Hutan Boliyohuto yang Dilaporkan ke APH dan Gakkum KLHK

Di Kantor Desa, aksi protes warga diwarnai dengan pembentangan spanduk yang menyuarakan penolakan keras. Warga bahkan menuliskan narasi penolakan hingga titik darah penghabisan.

“Tolak dan Usir PT Celebes Bone Mineral,” tulis warga dalam spanduk yang menjadi atribut dalam aksi tersebut.

“Jangan Jual Desa Kami, Masyarakat Tolotio dan Lembah Hijau Menolak PT Celebes Bone Mineral Hingga Titik Darah Penghabisan,” bunyi spanduk lainnya.

Menanggapi kelurahan warga tersebut, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Bone Bolango, Budiyanto Sidiki, langsung menggelar pertemuan dan mediasi pada Selasa (22/10/2024).

Baca Juga :  Diduga Alami Halusinasi, Remaja ini Nekat Lompat dari Kapal Laut 

Dalam pertemuan ini dihadiri oleh pihak pemerintah, PT. Celebes Bone Mineral, dan masyarakat ini, sejumlah keluhan warga kembali disampaikannya.

Menanggapi protes tersebut, perwakilan PT. Celebes Bone Mineral, Arjun Mogulaingo, menjelaskan bahwa alat berat yang telah dinaikkan ke lokasi belum digunakan.

“Alat itu hanya kami simpan sementara sambil menunggu pencabutan suspensi perusahaan,” ujar Arjun Mogulaingo.

“Kami juga meminta maaf jika tindakan kami dianggap kurang menghargai warga setempat,” sambungnya.

Sementara itu, Pjs Bupati Bone Bolango, Budiyanto Sidiki, menegaskan bahwa prioritas pemerintah adalah keselamatan warga yang tinggal di sekitar lokasi tambang.

Baca Juga :  Bank Mandiri's Commitment to Support Indonesia's Energy Transition Doubtful

“Kami menyarankan PT. Celebes Bone Mineral untuk menunda sementara aktivitas di lokasi tersebut dan memperbanyak sosialisasi kepada masyarakat,” kata Budiyanto.

Budiyanto juga mengajak semua pihak untuk menjaga situasi tetap kondusif, terutama menjelang Pilkada Serentak pada November 2024.

“Kewenangan kami di pemerintah daerah adalah memastikan agar tidak ada kegiatan yang meresahkan masyarakat,” tandasnya.(*)

**Cek berita dan artikel terbaru kami dengan mengikuti WhatsApp Channel

You cannot copy content of this page