Wabup Gorut : DBH Sawit Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat

Suasana Foto bersama Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Yusuf, usai menghadiri rapat pembahasan penggunaan DBH kelapa sawit, Jumat (8/8/2025). (Foto : Sucipto Mokodompis/ Penagar.id)
Suasana Foto bersama Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Yusuf, usai menghadiri rapat pembahasan penggunaan DBH kelapa sawit, Jumat (8/8/2025). (Foto : Sucipto Mokodompis/ Penagar.id)

Penagar.id – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menetapkan sasaran penggunaan Dana Bagi Hasil (DBH) kelapa sawit agar memberi manfaat nyata bagi warga, terutama yang menggantungkan hidup pada sektor perkebunan.

Meski alokasi anggaran dari pemerintah pusat untuk tahun anggaran 2023, 2024, dan 2025 telah tersedia, pelaksanaannya di daerah masih menghadapi hambatan.

Baca Juga :  Ucapkan Selamat ke Ismet Mile, Merlan : Beliau Peletak Pondasi Bone Bolango

Kendala utama berada pada penetapan skala prioritas, khususnya untuk pembenahan infrastruktur jalan sebagai jalur vital angkutan hasil sawit.

“Dana dari pusat sudah ada, hanya saja belum bisa digunakan karena masyarakat,” kata Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Yusuf, usai menghadiri rapat pembahasan penggunaan DBH kelapa sawit, Jumat (8/8/2025).

Baca Juga :  Data BPS : Penduduk Miskin Gorontalo Turun

Ia menjelaskan, masyarakat mendorong agar perbaikan jalan menjadi langkah awal sebelum program lain dijalankan, mengingat akses tersebut memegang peran penting dalam kelancaran distribusi hasil perkebunan.

Nurjanah menambahkan, waktu pelaksanaan program cukup terbatas karena hanya tersisa sekitar tiga bulan pada tahun berjalan.

Meski begitu, ada peluang pelaksanaan hingga 2026 yang bisa dimanfaatkan untuk memaksimalkan hasil.

Baca Juga :  Perjuangkan Kesejahteraan Guru, Komisi 3 DPRD Gorontalo Utara Kunjungi Kemendikbudristek

Wabup optimistis, keberadaan pabrik sawit dan pemanfaatan DBH yang tepat sasaran akan memperkuat perekonomian serta memperbaiki taraf hidup warga.

“Semoga ini bisa menjadi langkah positif dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat kita, termasuk menurunkan angka kemiskinan di Gorontalo Utara,” kata Nurjanah.

**Cek berita dan artikel terbaru kami. Klik untuk Ikuti WhatsApp Channel Penagar.id