Baru Bergabung, Kevin Diks Langsung Jadi Pemain Kunci di Monchengladbach

Kevin Diks (kedua dari kanan) saat selebrasi usai cetak gol lawan Valencia. (Foto : Dok. Borussia)
Kevin Diks (kedua dari kanan) saat selebrasi usai cetak gol lawan Valencia. (Foto : Dok. Borussia)

Penagar.id – Kevin Diks tidak butuh waktu lama untuk mendapatkan tempat istimewa di Borussia Monchengladbach.

Pemain Timnas Indonesia itu resmi bergabung pada awal musim ini setelah kontraknya dengan FC Copenhagen berakhir, dan ia datang dengan status bebas transfer.

Meski baru menjejakkan kaki di Bundesliga, pelatih Gerardo Seoane langsung memberikan kepercayaan besar kepadanya.

Bek yang dikenal multifungsi tersebut dinilai punya jiwa kepemimpinan kuat, sehingga dipercaya masuk dalam lingkaran penting tim.

Baca Juga :  12 Pebalap MotoGP Bakal Ramaikan Parade Jelang Mandalika 2025 di Lombok

Seoane memang sudah menunjuk Tim Kleindienst sebagai kapten utama.

Namun, Diks bersama Rocco Reitz, Nico Elvedi, dan Philipp Sandler dipilih untuk duduk di dewan tim, yaitu sebuah kelompok khusus yang berperan dalam menjaga keseimbangan dan arah tim.

Baca Juga :  Liverpool Terjungkal Usai Start Sempurna di Awal Musim

Dewan tim ini bukan sekadar simbol. Forum tersebut menjadi ruang diskusi antara pemain, staf pelatih, hingga pendukung tim untuk membicarakan taktik, strategi, persoalan internal, hingga isu eksternal yang berpengaruh terhadap performa.

Keputusan menunjuk Diks pun tidak lepas dari rekam jejaknya di FC Copenhagen.

Baca Juga :  Persija Buru Striker Top Dunia, Falcao Masuk Radar

Saat memperkuat klub Denmark itu, Diks pernah dipercaya sebagai kapten dan bahkan kerap ditunjuk sebagai eksekutor penalti meski posisinya adalah bek tengah.

Dengan pengalaman dan reputasinya tersebut, Diks dipandang siap menjadi salah satu figur penting dalam perjalanan Monchengladbach musim ini.


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."