Pria di Gorontalo Diamankan Polisi atas Dugaan Kasus Kekerasan Seksual

Ilustrasi Pria di Gorontalo Diamankan atas Kasus Kekerasan Seksual pada Keponakannya. (Foto : AFP)
Ilustrasi Pria di Gorontalo Diamankan atas Kasus Kekerasan Seksual pada Keponakannya. (Foto : AFP)

Penagar.id, GORONTALO – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polresta Gorontalo Kota telah menetapkan SI (30), warga Kota Gorontalo, sebagai tersangka dan melakukan penahanan terkait dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

SI diduga melakukan tindakan cabul terhadap korban berinisial Mawar (13), yang merupakan keponakannya.

Kapolresta Gorontalo Kota, Kombespol Dr. Ade Permana, melalui Kasat Reskrim Kompol Leonardo Widharta menyampaikan bahwa aksi keji tersebut telah berlangsung sejak 27 September 2023.

Namun baru terungkap tiga bulan kemudian ketika orang tua korban mengetahui kejadian tersebut.

Baca Juga :  Modal Tutorial Online, Terduga Pelaku Ledakan SMA 72 Jakarta

“Orang tua korban yang tidak terima dengan perbuatan pelaku langsung melaporkan kasus ini ke Polresta Gorontalo Kota,” ujar Kompol Leonardo.

Kompol Leonardo menjelaskan bahwa meskipun laporan ini sudah diterima sejak Desember 2023, proses penyelidikan sempat terkendala karena hasil visum belum diterima.

Baca Juga :  Tak Ditemukan Tanda Kekerasan Pada 7 Jenazah di Kali Bekasi

Selama penyelidikan, pelaku sering mengelak dari tuduhan tersebut.

Setelah melalui serangkaian proses, SI akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rumah Tahanan Polresta Gorontalo Kota sejak 24 September 2024.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pemerasan dan Persetubuhan Oknum Polisi Gorontalo Bakal Bergulir ke Mabes Polri

Pelaku dijerat dengan Pasal 82 ayat (1) UU RI No. 1 Tahun 2016 tentang Perubahan UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.(rilis/Polresta gorontalo kota)


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."