Mangkrak Sejak 2021, Komisi IV Deprov Soroti Dua Kendala Utama Incinerator Talumelito

Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo saat melakukan kunjungan kerja ke UPTD Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Talumelito, Kabupaten Gorontalo pada Kamis (12/6/2025).
Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo saat melakukan kunjungan kerja ke UPTD Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Talumelito, Kabupaten Gorontalo pada Kamis (12/6/2025).

Penagar.id – Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo menyoroti keterlambatan operasional fasilitas incinerator limbah medis di UPTD Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Talumelito, Kabupaten Gorontalo.

Fasilitas yang dibangun sejak 2021 itu hingga kini belum berfungsi maksimal. Komisi IV pun melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi terkini.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh anggota Komisi IV, dr. Darsianti Tuna, bersama Sekretaris DPRD Provinsi Gorontalo, Sudarwan Samad.

Rombongan diterima oleh Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Gorontalo, Abd Alim Katili.

Baca Juga :  Pansus Tambang DPRD Provinsi Gorontalo Komit Bangun Regulasi Pro-Rakyat

Menurut Darsianti, kendala utama yang membuat fasilitas ini mangkrak adalah akses jalan yang sulit dilalui serta status pengelolaan yang belum jelas.

“Pertama, akses jalan menuju lokasi perlu segera diperbaiki karena letaknya berada di dataran tinggi. Kedua, status pengelolaan masih menunggu penilaian dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Apresiasi Semangat Generasi Muda di Peran Saka Nasional 2025

Padahal, menurutnya, fasilitas dan seluruh dokumen pendukung, termasuk Surat Laik Operasi (SLO) dan perizinan teknis, sudah lengkap.

Komisi IV DPRD berkomitmen mendorong agar proyek ini segera ditindaklanjuti agar tidak terus terbengkalai.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Desak Koperasi Budi Luhur Lunasi Hak Pensiun Karyawan

Selain untuk pelayanan limbah medis, incinerator ini juga diharapkan bisa menghemat biaya dan memberi dampak bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."