Aneh! Tak Ada Transaksi Janggal, Bank BSG Malah Kembalikan Dana BOS yang Raib 

Bank Sulutgo (BSG) cabang Kota Gorontalo. (Foto : Dok. BSG)
Bank Sulutgo (BSG) cabang Kota Gorontalo. (Foto : Dok. BSG)

Penagar.id, GORONTALO – Pihak SDN 56 Kota Timur mengaku telah menerima dana dari Bank Sulutgo (BSG) cabang Kota Gorontalo, pada Rabu (15/01/2025).

Bendahara Sekolah, Holand Jusuf mengaku, dana tersebut merupakan pengembalian dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) milik SDN 56 Kota Timur yang sebelumnya raib dari Bank BSG.

Holand menjelaskan bahwa sehari sebelumnya, Ia telah menerima informasi terkait hal ini dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo, Lukman Kasim.

Dimana, pihak BSG telah menyatakan kesiapannya untuk mengembalikan dana yang hilang tersebut.

Baca Juga :  Ratusan Anak TK di Gorontalo Meriahkan Hari Antikorupsi 2024

“Pagi ini, pukul 09.30 WITA, Kepala Cabang BSG Kota Gorontalo, Frida Pakaya, menghubungi pihak sekolah dan meminta agar kami membuat permohonan pencetakan rekening koran,” kata Holand.

Ia mengungkapkan, dana yang diberikan pihak BSG tersebut sesuai nominal dana BOS yang hilang dari rekening sekolah.

“Uang yang dikembalikan sesuai jumlah yang hilang, yakni Rp 69.800.000,” ujarnya.

Pengembalian dana ini nampak tidak sesuai dengan pernyataan pihak BSG dalam rapat dengar pendapat terkait polemik raibnya dana BOS SDN 56 di Gedung DPRD Kota Gorontalo pada Senin (13/1/2025).

Baca Juga :  Ucapkan Selamat Iduladha, Irwan Usman Minta Kurban Jadi Sarana Penguatan Nilai Spiritual Siswa

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Cabang BSG, Frida Pakaya, menjelaskan bahwa berdasarkan investigasi internal, transaksi yang dilakukan pihak sekolah merupakan transaksi yang sah dan normal.

“Kami sudah menyampaikan kepada dinas dan inspektorat bahwa transaksi tersebut dilakukan dengan user Kasda yang benar dan resmi terdaftar,” kata Frida dalam pertemuan itu.

Baca Juga :  Suleman Lakoro Gantikan Sila Botutihe Sebagai Plh Bupati Gorontalo Utara

Dirinya juga mengungkapkan adanya temuan bahwa user checker dan maker menggunakan kata sandi yang sama, sehingga memudahkan pihak tertentu untuk login dan melakukan transaksi.

Kendati demikian, dirinya memastikan tidak ada indikasi ketidaknormalan dalam transaksi tersebut.

“Tidak ada indikasi anomali atau keanehan,” kata Frida.(*)


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."