Berita

Desak BPD Buhu Bertidak, Tokoh Pemuda : Copot Kades yang Diduga Aniaya Warga!

×

Desak BPD Buhu Bertidak, Tokoh Pemuda : Copot Kades yang Diduga Aniaya Warga!

Sebarkan artikel ini
Tokoh pemuda Desa Buhu, Riri Mohammad.(Foto : Dok. Pribadi)
Tokoh pemuda Desa Buhu, Riri Mohammad.(Foto : Dok. Pribadi)

Penagar.id, GORONTALO – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Buhu, Kecamatan Talaga Jaya, Kabupaten Gorontalo didesak untuk segera mengambil sikap terhadap dugaan penganiayaan terhadap salah satu warganya.

Desakan tersebut datang dari tokoh pemuda setempat, Riri Mohammad. Selama ini, Desa Buhu, yang terletak di pesisir Danau Limboto dikenal sebagai tempat yang damai dan jauh dari keributan.

Namun, belakangan ini desa tersebut berubah menjadi panggung ketegangan setelah mencuat dugaan penganiayaan oleh Kepala Desa.

“BPD jangan hanya berpangku tangan terhadap insiden ini. Sebab, menurut kami, sikap BPD yang seolah diam saja ini justru bakal menjadi masalah baru di tengah kisruh yang sedang terjadi,” kata Riri, Kamis (10/04/2025).

Baca Juga :  Ukir Sejarah, Timnas Putri Indonesia Juara Piala AFF Putri 2024

Ia juga meminta agar BPD seharusnya tidak pasif. Sebab menurutnya, insiden ini bukan hanya tentang dugaan kekerasan fisik, tapi soal indikasi penyalahgunaan kekuasaan yang tak boleh dibiarkan.

“BPD adalah perwakilan rakyat di desa, bukan pelindung Kepala Desa. Oleh sebab itu BPD harus berpihak kepada rakyat, bukan Kepala Desa. Seharusnya, BPD sudah memiliki sikap kongrit untuk menyikapi persoalan ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Aktivis Desak Polres Gorontalo Transparan Tangani Kasus Ekskavator di Tambang Mootilango

Tak sampai di situ, Riri juga menyayangkan pernyataan yang disampaikan oleh Kepala Desa, yang seolah kehilangan empati terhadap warganya.

“Ucapan Kades bahwa ‘korban biar dibunuh di dalam kantor desa tidak jadi masalah’ sangat disayangkan menurut saya. Kalimat tersebut tidak pantas ke luar dari mulut seorang pemimpin. Pernyataan tersebut terdengar lebih cocok keluar dari tokoh antagonis sinetron daripada dari seorang pejabat publik,” ujarnya.

Tak hanya itu, Riri juga melayangkan kritik tajam terhadap BPD yang hingga kini belum menunjukkan respons terhadap persoalan ini. Karena itu, Riri mendesak agar BPD segera ambil langkah tegas, bahkan bila perlu mencopot Kepala Desa dari jabatannya.

Baca Juga :  RSTN Boalemo Diduga Abaikan Edaran Menkes saat Belanja Obat Tahun 2023

“BPD harus ingat, mereka bukan sekadar nama dalam struktur desa, tapi benteng terakhir sebelum hukum mengambil alih sepenuhnya. BPD harus bersikap tegas, bila perlu copot saja!” pungkasnya.(*)

** Baca berita pilihan menarik lainnya langsung di ponselmu di Channel WhatsApp Penagar.id. Klik disini