Hardiknas 2026, Irwan Usman Tekankan “Partisipasi Semesta” untuk Pendidikan Bermutu

Kadis Pendidikan Gorontalo Utara, Irwan Abudi Usman, menekankan “Partisipasi Semesta” untuk pendidikan bermutu pada peringatan Hardiknas 2026./Penagar.id
Kadis Pendidikan Gorontalo Utara, Irwan Abudi Usman, menekankan “Partisipasi Semesta” untuk pendidikan bermutu pada peringatan Hardiknas 2026./Penagar.id

Penagar.idHari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap 2 Mei menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendorong transformasi pendidikan yang berkualitas dan inklusif.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo Utara, Irwan Abudi Usman, dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Sabtu (2/5/2026).

Menurut Irwan, peringatan Hardiknas tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang refleksi strategis untuk mengevaluasi capaian serta merumuskan langkah konkret dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di daerah.

Baca Juga :  Rincian HPS Diduga Bocor, Tender Puskesmas Mananggu Boalemo Sudah Diatur?

Ia menilai, penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan, mulai dari pemerataan akses, peningkatan kualitas pembelajaran, hingga pengurangan kesenjangan antarwilayah, termasuk di daerah yang masih menghadapi keterbatasan layanan pendidikan.

“Pendidikan tidak bisa dibangun secara parsial. Diperlukan orkestrasi peran yang terintegrasi dan berkelanjutan untuk memastikan kualitas dan pemerataan layanan pendidikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kebijakan pendidikan harus disusun berbasis data dan berorientasi pada kebutuhan riil di lapangan agar setiap intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan.

Baca Juga :  HIV/AIDS di Makassar Kian Mengkhawatirkan, Ada 454 Kasus Baru di 2025

Lebih lanjut, ia menyatakan dukungannya terhadap tema Hardiknas 2026, yakni “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”,  sebagaimana tertuang dalam pedoman resmi Kemendikdasmen RI.

Menurut Irwan, konsep “partisipasi semesta” yang disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, harus dimaknai sebagai keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem pendidikan, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, hingga masyarakat luas.

Baca Juga :  Kemenkes : Kasus DBD Meningkat Tiba Musim Hujan

Ia menambahkan, transformasi pendidikan daerah perlu diarahkan pada penguatan kompetensi dan profesionalisme guru, peningkatan kualitas tata kelola pendidikan yang akuntabel, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi sebagai akselerator pembelajaran.

“Dengan semangat Hardiknas 2026, kita ingin memastikan pendidikan di daerah tidak hanya merata dari sisi akses, tetapi juga unggul dari sisi kualitas dan relevansi, sehingga mampu mencetak sumber daya manusia yang berdaya saing,” tutupnya.


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."