Kabupaten Boalemo Dikunjungi Tim Audit LPKRA

Tim Audit Lembaga Perlindungan Khusus Ramah Anak (LPKRA), Deputi Perlindungan Anak Kementerian PPPA RI saat mengunjungi Kabupaten Boalemo pada Jum’at (4/10/2024). (Foto : Dok. Humas)
Tim Audit Lembaga Perlindungan Khusus Ramah Anak (LPKRA), Deputi Perlindungan Anak Kementerian PPPA RI saat mengunjungi Kabupaten Boalemo pada Jum’at (4/10/2024). (Foto : Dok. Humas)

Penagar.id, GORONTALO – Kabupaten Boalemo kedatangan Tim Audit Lembaga Perlindungan Khusus Ramah Anak (LPKRA), Deputi Perlindungan Anak Kementerian PPPA RI pada Jum’at (4/10/2024).

Kedatangan rombongan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPPPA RI) ini dipimpin oleh Ketua Tim Audit LPKRA Prima Dwi Pangestu.

Mengutip laman resmi Pemkab Boalemo, Prima Dwi Pangestu dalam keterangannya mengatakan, saat ini Kementerian Pemberdayaan Perempuan Perlindungan anak membawa misi untuk bisa mengarusutamakan isu ramah anak.

Baca Juga :  Budiyanto Sidiki: Kolaborasi Kunci Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Emas 2045

“Pengasuhan anak itu tidak dilakukan serta merta hanya oleh sekolah ketika sudah masuk ke sekolah, tapi juga orang tua bertanggung jawab penuh atas anak-anaknya yang bersekolah di sini,” kata Prima Dwi Pangestu.

“Jadi tidak ada istilah orang tua menyalahkan sekolah karena ini jadi kerja bersama. Karena itu, kami berharap kiranya sekolah-sekolah di Boalemo lebih memiliki sensitivitas dan kepekaan lebih,” lanjutnya.

Baca Juga :  Perkuat Inergitas, Pemda Gorut Hadiri Perkenalan Komandan Baru Brigif 22/Ota Manasa

Menurutnya hal tersebut penting untuk melihat kondisi anak didik yang memerlukan perlindungan khusus. Menurutnya, para siswa tersebut merupakan generasi emas Indonesia yang harus mendapatkan perlindungan serta bimbingan yang baik.

Sementara itu, Penjabat Bupati Boalemo Sherman Moridu dalam keterangannya mengucapkan terima kasih atas kedatangan Tim Audit LPKRA tersebut.

Baca Juga :  Tiga Dokter Diskors Gegara Pasien Hidup Kembali Saat Akan Dikremasi

“Saat ini kami melaksanakan kerja sama dengan pihak sekolah untuk melaksanakan satu inovasi yang diberi nama Sahabat Mandiri atau Sekolah Orang Tua Hebat,” kata Sherman.

“Inovasi ini dalam rangka untuk mencegah stunting dan kemiskinan ekstrim, ini dilaksanakan dalam rangka upaya kerja sama dengan Tim Penggerak PKK Boalemo,” ucapnya.(*)

**Cek berita dan artikel terbaru kami. Klik untuk Ikuti WhatsApp Channel Penagar.id