Komisi IV Deprov Siap Perjuangkan Bahasa Gorontalo Masuk Kurikulum 

Suasana foto bersama saat Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo menerima kunjungan akademisi Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) pada Senin (11/8/2025). (Foto : Dok. Ist.)
Suasana foto bersama saat Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo menerima kunjungan akademisi Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) pada Senin (11/8/2025). (Foto : Dok. Ist.)

Penagar.id – Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo berkomitmen memperjuangkan agar bahasa daerah Gorontalo dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Anggota Komisi IV, Manaf Abidin Hamzah, mengungkapkan hal tersebut saat menerima kunjungan akademisi Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) pada Senin (11/8/2025).

“Kita akan coba upayakan bahasa daerah Gorontalo masuk dalam kurikulum pendidikan, karena ini penting untuk tetap melestarikannya,” kata Manaf.

Manaf menegaskan, DPRD khususnya Komisi IV memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif perguruan tinggi dalam menjaga eksistensi bahasa lokal.

Baca Juga :  Sri Darsianti Tuna Apresiasi Langkah BPJS Kesehatan Gorontalo Tingkatkan Mutu Layanan

Bentuk dukungan itu, lanjutnya, akan diwujudkan melalui langkah penguatan regulasi.

“Apalagi ini bagian dari mencegah punahnya bahasa daerah Provinsi,” ujarnya.

Baca Juga :  Fadli Poha Tekankan Pentingnya Integritas dan Profesionalitas Timsel KPID Gorontalo

Pertemuan tersebut turut dihadiri akademisi FSB UNG, Jafar Lantoa, yang menyampaikan keinginan untuk membangun kolaborasi dengan DPRD.

Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam menghadapi ancaman kepunahan bahasa daerah Gorontalo dan mendorong generasi muda agar lebih mengenal serta menggunakannya.

Baca Juga :  Isu Kesehatan Ibu hingga Kemiskinan Jadi Sorotan Pansus DPRD Provinsi Gorontalo

**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."