Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Jaringan transmisi tenaga listrik yang membentang ratusan kilometer menghadapi ancaman tetap dari pertumbuhan vegetasi yang mendekati konduktor.

Pemangkasan yang terlambat atau tidak tepat sasaran memicu risiko gangguan aliran listrik, blackout, dan kebakaran koridor yang berdampak luas. Terrasolid adalah software pemrosesan data LiDAR yang secara luas digunakan untuk analisis koridor transmisi berbasis point cloud dari survei drone.

TerraScan, modul utama dalam ekosistem Terrasolid, memproses point cloud hasil survei LiDAR drone untuk mengklasifikasikan objek di sepanjang koridor transmisi secara otomatis. Sistem ini memisahkan kelas data seperti ground, vegetasi, konduktor, dan struktur tower dalam satu alur kerja batch tanpa input manual per-span. Hasil klasifikasi menjadi dasar analisis identifikasi pohon atau cabang yang jarak vertikal maupun horizontalnya sudah mendekati batas aman dari konduktor.

TerraModeler membangun Digital Terrain Model (DTM) dan Digital Surface Model (DSM) koridor berdasarkan data LiDAR yang telah diklasifikasikan. Model ini menghasilkan peta kontur dan tampilan cross-section yang menampilkan profil vegetasi versus posisi konduktor di setiap span tower.

Baca Juga :  Mahasiswa Interior Design BINUS @Bandung Tampilkan Karya di Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026

TerraMatch mengoreksi misalignment pada data point cloud yang terjadi akibat inkonsistensi trajektori GPS atau turbulensi selama penerbangan. Akurasi data yang lebih tinggi berarti analisis clearance vegetasi lebih andal sebagai dasar keputusan anggaran pemeliharaan koridor.

Di Indonesia, Halo Robotics mengintegrasikan Terrasolid dalam program survei koridor transmisi, dikombinasikan dengan drone DJI Matrice 400 dan payload LiDAR DJI Zenmuse L3 untuk akuisisi data lapangan.

Baca Juga :  Ekspansi ke Pasar Jepang, SUCOFINDO Perkuat Rantai Pasok Biomassa Berkelanjutan

“Data LiDAR koridor transmisi yang diolah dengan Terrasolid memberikan informasi lokasi yang lebih efisien dan presisi dibanding inspeksi visual konvensional,” ujar Halo Robotics.

Kombinasi survei LiDAR drone dan analisis Terrasolid mengubah program pemeliharaan koridor dari aktivitas reaktif menjadi manajemen aset berbasis data yang terencana dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga :  Rekomendasi Event Lari Maraton & Jalan Santai di Hokkaido

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

Artikel ini ditulis oleh Mitra Penagar.id yang berkolaborasi dalam mempublikasikan artikel kemitraan strategis terkait promosi produk dan layanan jasa secara informatif dengan tetap menjaga standar estetika media.