Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech

Pertumbuhan pesat penggunaan drone komersial membawa risiko baru bagi fasilitas strategis, termasuk kilang migas, bandara, area militer, dan infrastruktur kritis lainnya.

Drone yang terbang tanpa izin di zona terlarang dapat membawa muatan pengintai atau bahan berbahaya, sehingga deteksi dan netralisasi tepat waktu menjadi prioritas operasional keamanan. LZ Tech menyediakan ekosistem solusi anti drone yang mencakup deteksi, identifikasi, penjejakan, dan jamming dalam berbagai format penerapan.

Baca Juga :  KAI Perkuat Mitigasi Operasional LRT Jabodebek Jelang Puncak Mudik Lebaran

Untuk respons taktis cepat, LZ Tech menyediakan jammer gun portabel yang dapat memantau status jamming secara langsung melalui tampilan LCD terintegrasi tanpa memerlukan perangkat tambahan.

Untuk perlindungan area yang lebih luas dan bersifat permanen, LZ Tech menawarkan sistem stasioner yang mampu mendeteksi serial number drone, kecepatan, orientasi, dan koordinat GPS target secara bersamaan dalam satu antarmuka terpadu. Fitur white list dan black list memisahkan drone yang diotorisasi dari yang tidak tanpa harus menjamming seluruh penerbangan di area tersebut.

Baca Juga :  Prospek Karir Lulusan Software Engineering

Untuk kebutuhan mobile seperti pengamanan konvoi atau event skala besar, LZ Tech menyediakan sistem vehicle-mounted yang mengintegrasikan deteksi, jamming, dan command-and-control dalam satu platform kendaraan.

“Ancaman drone di lingkungan industri dan fasilitas keamanan tidak cukup ditangani dengan deteksi saja. Netralisasi yang tepat sasaran membutuhkan sistem terintegrasi dengan kemampuan identifikasi yang akurat,” ujar Halo Robotics.

Baca Juga :  KTI dan PJT II Bersinergi Lestarikan Lingkungan Lewat Aksi Bersih Sungai Cikoneng di Padarincang

Solusi anti drone berbasis LZ Tech yang didistribusikan dapat dikombinasikan dengan sistem patroli drone otomatis seperti DJI Dock 3 untuk membentuk lapisan pertahanan udara yang komprehensif, mulai dari deteksi awal hingga respons aktif terhadap ancaman drone tidak sah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Redaktur bertanggung jawab dalam proses penyuntingan dan kurasi naskah sebelum dipublikasikan serta mempublikasikan karya jurnalistik para wartawan yang tergabung dalam jaringan Penagar.id.