Ribuan Kader IMM Siap Geruduk Mapolda Gorontalo Jika Ketua DPD Tak Dibebaskan Malam Ini

Flayer berisi Undangan yang ditujukan ke seluruh Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Gorontalo.(Kolase Foto Desakan IMM Gorontalo/Penagar.id)
Flayer berisi Undangan yang ditujukan ke seluruh Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Gorontalo.(Kolase Foto Desakan IMM Gorontalo/Penagar.id)

Penagar.id – Undangan terbuka dalam bentuk flayer menyebar luas di media sosial setelah Ketua DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Gorontalo, Muhammad Arif Hidayatullah Bina, diamankan aparat saat mengikuti aksi demonstrasi pada Senin (1/9/2025).

Flayer tersebut berisi seruan kepada seluruh kader IMM Gorontalo untuk mendesak Polda Gorontalo segera membebaskan Arif.

“Bebaskan Ketua DPD IMM Gorontalo,” demikian bunyi tulisan tegas dalam flayer itu.

Selain itu, melalui pernyataan sikap resminya, IMM Gorontalo juga menyampaikan tiga poin desakan terhadap aparat kepolisian:

  1. Mendesak pembebasan segera terhadap Ketua Umum DPD IMM Gorontalo (Muh. Arif Hidayatullah Bina) yang kini tengah ditahan.
  2. Menyatakan bahwa penahanan tersebut merupakan bentuk pembungkaman terhadap gerakan mahasiswa, dan hal itu tidak dapat dibenarkan.
  3. Apabila Ketua Umum DPD IMM Gorontalo tidak segera dibebaskan setelah pernyataan ini disampaikan, maka IMM akan turun dengan kekuatan besar menggeruduk Polda Gorontalo sebagai perlawanan terhadap tindakan yang dinilai tidak adil.
Baca Juga :  Soal Video Lurah Tersebar Berujung Laporan Polisi, Begini Tanggapan Pemkot Gorontalo

“Bebaskan! Jika tidak, maka jangan salahkan IMM ketika ribuan kader turun menggeruduk Polda Gorontalo,” tulis IMM Gorontalo dalam pernyataannya.

Sikap tegas IMM ini juga diperkuat oleh pernyataan Kabid Hikmah DPD IMM Gorontalo, Syahril Razak.

Baca Juga :  Pelaku Penganiayaan di Kota Gorontalo Diamankan Polisi

Ia menilai tindakan aparat sebagai bentuk penyalahgunaan kewenangan yang mencoreng kebebasan berekspresi.

“Ketua kami tidak melakukan tindakan anarkis. Ia hanya menyampaikan aspirasi bersama aliansi mahasiswa dan masyarakat. Tapi aparat bertindak seolah berhadapan dengan pelaku kriminal,” kata Syahril.

Lebih lanjut, Syahril menuding Kapolda Gorontalo tidak mampu mengendalikan aparat di lapangan. Ia menilai hal ini mencerminkan lemahnya kepemimpinan dalam menjaga profesionalitas institusi kepolisian.

“Kapolda harus segera membebaskan Ketua kami malam ini juga. Jika tidak, seluruh kader IMM se-Gorontalo akan bergerak menuju Mapolda. Ini bukan gertakan,” tegasnya.

Baca Juga :  Gandeng Jasa Raharja, Kejari Gorontalo Permudah Warga Bayar Pajak Lewat Program PELAJARI

Tak hanya itu, IMM juga melayangkan ultimatum bahwa jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, maka aksi lanjutan dengan skala lebih besar akan segera digelar.

“Ini bentuk penghinaan terhadap marwah organisasi kami. Kami telah menginstruksikan seluruh pimpinan cabang, komisariat, dan kader untuk bersiap turun ke jalan. IMM siap berdarah-darah membela kehormatan organisasi,” ujar Syahril menutup pernyataannya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Polda Gorontalo belum memberikan keterangan resmi. Awak media masih berupaya mendapatkan konfirmasi terkait tuntutan dari IMM Gorontalo tersebut.

**Cek berita dan artikel terbaru kami. Klik untuk Ikuti WhatsApp Channel Penagar.id