Thariq dan Nurjanah Siapkan 15 Agenda Prioritas untuk Gorontalo Utara

Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu dan Nurjanah Yusuf saat mematangkan program 100 hari kerja. (Foto: Dok. Ist.)
Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu dan Nurjanah Yusuf saat mematangkan program 100 hari kerja. (Foto: Dok. Ist.)

Penagar.id –  Alih-alih beristirahat di akhir pekan, Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu dan Wakilnya Nurjanah Yusuf memilih menggelar pertemuan untuk membahas strategi kerja.

Keduanya menggelar pertemuan bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan tim transisi guna merumuskan 15 agenda prioritas dalam program 100 hari kerja pada Minggu (29/6/2025).

“Kami ingin memastikan bahwa setiap agenda yang kami persiapkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Thariq

“Oleh karena itu, meski hari libur, kami tetap bekerja keras mematangkan langkah-langkah yang akan diambil,” lanjutnya.

Baca Juga :  Pemda Gorut Tunjukkan Arah Baru Pelayanan Publik lewat 100 Hari Kerja

Agenda yang tengah disusun itu mencakup bidang pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, hingga peningkatan kapasitas masyarakat.

Menurut Thariq , program prioritas penting untuk dimatangkan mengingat setiap kebijakan yang diluncurkan harus mampu menjawab kebutuhan warga secara konkret dan terukur.

Baca Juga :  Wabup Bone Bolango Jalani Prosesi Adat Moloopu

Sementara itu, Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Yusuf, menambahkan bahwa keberhasilan program tersebut akan sangat bergantung pada kolaborasi antarlembaga.

“Koordinasi yang intensif antarperangkat daerah menjadi kunci sukses pelaksanaan program 100 hari kerja tersebut,” tegasnya.

Baca Juga :  Merlan Lepas Jabatan, Percaya Ismet-Risman Lanjutkan Pembangunan Bone Bolango

Dengan pendekatan yang terstruktur dan komunikasi yang konsisten, kata Nurjanah, pemerintah daerah optimistis capaian program akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."