Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Bicara Optimalisasi BumDes dalam Sarasehan Kebijakan Daerah

Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, turut menjadi pembicara dalam diskusi “Sarasehan Kebijakan Daerah. (Foto : Ist)
Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, turut menjadi pembicara dalam diskusi “Sarasehan Kebijakan Daerah. (Foto : Ist)

Penagar.id, GORONTALO – Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menjadi salah satu pembicara dalam diskusi strategis bertajuk “Sarasehan Kebijakan Daerah.”

Kegiatan ini digelar oleh Suryakanta Institute bekerja sama dengan Podocarpus, Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada (UGM).

Acara ini diharapkan menjadi forum pertukaran gagasan yang konstruktif dalam mengembangkan potensi ekonomi desa.

Diskusi yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 31 Januari 2025, akan mengangkat tema “Optimalisasi BumDes dalam Peningkatan PAD Provinsi Gorontalo: Belajar dari Desa Nglanggeran dan Desa Panggungharjo.”

Baca Juga :  Paripurna HUT ke-25 Gorontalo Hadirkan Dekorasi Bertema Alam

Tema ini dipilih untuk membahas peran strategis Badan Usaha Milik Desa (BumDes) dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memperkuat ekonomi desa.

Ridwan Monoarfa menekankan bahwa pengelolaan BumDes yang efektif dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian desa dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih luas.

Baca Juga :  La Ode Haimuddin Apresiasi Kinerja Pansus Pertambangan

“Belajar dari desa-desa yang sukses mengelola BumDes seperti Nglanggeran dan Panggungharjo dapat menjadi langkah strategis bagi Gorontalo untuk meningkatkan PAD,” ujar Ridwan.

Selain Ridwan, sejumlah pembicara berpengalaman lainnya juga akan hadir untuk berbagi wawasan dan pengalaman praktis terkait pengembangan BumDes yang berkelanjutan.

Kehadiran para narasumber ini diharapkan dapat memperkaya diskusi dengan berbagai perspektif dan pengalaman nyata dalam pengelolaan BumDes yang sukses.

Baca Juga :  Ridwan Monoarfa Soroti Kondisi Salah Satu SD di Gorontalo Utara

Diskusi ini mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan, termasuk pemangku kebijakan, akademisi, serta pelaku usaha desa yang ingin memperkuat peran BumDes sebagai motor penggerak ekonomi lokal.

Para peserta diharapkan dapat menyerap berbagai ide dan konsep yang dapat diterapkan di Gorontalo guna mengoptimalkan potensi desa dalam meningkatkan PAD dan kesejahteraan masyarakat.(*)

**Cek berita dan artikel terbaru kami. Klik untuk Ikuti WhatsApp Channel Penagar.id