Gorontalo Hadirkan Media Center PENAS XVII, Dorong Keterbukaan Informasi dan Promosi Budaya

Gorontalo hadirkan Media Center PENAS XVII untuk mendorong keterbukaan informasi dan promosi budaya nusantara./Penagar.id
Gorontalo hadirkan Media Center PENAS XVII untuk mendorong keterbukaan informasi dan promosi budaya nusantara./Penagar.id

Penagar.id – Kehadiran Media Center dalam pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat komunikasi publik serta memperkenalkan nilai sosial budaya masyarakat Gorontalo kepada peserta dan masyarakat luas.

Dari sisi publikasi, Media Center PENAS XVII yang dipusatkan di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo tersebut akan menjadi pusat informasi selama rangkaian kegiatan yang akan berlangsung pada 20 hingga 25 Juni 2026.

Baca Juga :  dr. Grace Tumewu Diperiksa APH Terkait Dana PEN, Pelayanan RSUD Otanaha Kota Gorontalo Terganggu?

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail mengatakan, Media Center bukan hanya menjadi pusat penyebaran informasi kegiatan, tetapi juga menjadi bagian dari ruang penghubung antara penyelenggara, peserta, dan masyarakat selama pelaksanaan PENAS XVII.

“Fasilitas yang memadai tentu menjadi salah satu faktor penting dalam mengoptimalkan penyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujar Gusnar.

Menurutnya, kegiatan yang mempertemukan petani dan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia tersebut tidak hanya berbicara tentang sektor pertanian dan kelautan, tetapi juga menjadi momentum pertukaran pengalaman, budaya, serta kearifan lokal antar daerah.

Baca Juga :  Daftar Lengkap Penyakit dan Layanan yang Tidak Masuk Cakupan BPJS

Melalui keberadaan Media Center, kata Gusnar, berbagai aktivitas PENAS mulai dari agenda utama, kegiatan peserta, hingga potensi budaya daerah dapat lebih mudah diketahui publik sehingga diharapkan dapat memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menyambut kehadiran ribuan peserta dari berbagai wilayah.

Baca Juga :  KM Barcelona V Terbakar, Ibu Hamil Tewas di Perairan Talise

Menurutnya, tradisi masyarakat, semangat gotong royong, serta nilai-nilai lokal yang melekat dalam kehidupan petani dan nelayan menjadi bagian dari cerita besar yang dibawa dalam perhelatan nasional tersebut.

“PENAS XVII Tahun 2026 di Gorontalo tentu diharapkan juga akan menjadi ruang pertemuan berbagai komunitas pertanian dan kelautan Indonesia, sekaligus wadah memperkuat hubungan sosial antar masyarakat melalui pertukaran pengetahuan dan budaya,” tutup Gusnar.


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."