Ijinkan Siswa Berseragam Sekolah Main Billiard, Aturan Borneo Cuma Pajangan?

Borneo Billiard di Kota Gorontalo diduga membiarkan siswa untuk masuk dan bermain billiard di jam sekolah. (Foto : Penagar.id)
Borneo Billiard di Kota Gorontalo diduga membiarkan siswa untuk masuk dan bermain billiard di jam sekolah. (Foto : Penagar.id)

Penagar.id, GORONTALO – Aturan dilarang masuk bagi siswa berseragam sekolah di Borneo Billiard nampaknya hanya menjadi pajangan semata.

Pasalnya, salah satu tempat Billiard di Kota Gorontalo tersebut tetap membiarkan siswa untuk masuk dan bermain billiard.

Bahkan, para siswa tersebut diijinkan untuk masuk disaat jam pelajaran masih berlangsung.

Pantauan media ini, sejumlah siswa SMP dan SMA yang masih mengenakan seragam sekolah tengah asik bermain billiard pada pukul 11:50 Wita, Selasa (10/12/2024).

Baca Juga :  Kecewa dengan Putusan Hakim PA Limboto, Anak Ahli Waris Ajukan Banding
Peraturan di Borneo Biliard
Peraturan di Borneo Biliard.  (Foto :Dok. Borneo Biliard)

Sementara itu, Owner Borneo Billiard, Jonathan saat dikonfirmasi mengaku sudah memberikan peringatan kepada para siswa.

“Kita sudah himbau jika bawa baju lapis silahkan diganti,” kata Jonathan kepada awak media saat dihubungi via Whatsapp, pada Rabu (11/12/2024).

Baca Juga :  Uya Kuya dan Adies Kadir Lolos dari Sanksi MKD DPR

Kendati demikian, seolah tidak konsisten dengan aturan yang dibuatnya, Jonathan tetap mengijinkan para siswa itu ituk masuk meski masih memakai seragam sekolah.

“Jawaban mereka katanya sudah pulang sekolah karena habis ulangan semester,” ujarnya.

Baca Juga :  Anggaran Pendidikan 2026 Bertambah Rp 62,7 Triliun

Menurut Jonathan, siswa bermain billiard dalam kondisi masih berseragam sekolah sudah menjadi hal biasa.

“Kalau boleh di cek juga semua tempat billiard di Gorontalo, yang saya tau semua anak sekolah juga bermain di tempat billiard lain bukan hanya di Borneo billiard,” pungkasnya.(*)


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."