Krakatau Steel Tegaskan Pentingnya Proteksi Industri Baja di Tengah Pergeseran Kebijakan Amerika Serikat

Jakarta, 30 Maret 2026 – Perubahan kebijakan perdagangan global, khususnya di Amerika Serikat, menegaskan bahwa industri baja merupakan sektor strategis yang tidak sepenuhnya dapat diserahkan pada mekanisme pasar bebas.

Bagi PT Krakatau
Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group (KRAS), dinamika ini menjadi sinyal
kuat pentingnya menciptakan level playing field demi menjaga
keberlanjutan industri baja nasional.

Perseroan
memandang penguatan kebijakan pengamanan perdagangan, pengendalian impor tidak
wajar, dan konsistensi hilirisasi sebagai langkah penting untuk menjaga
utilisasi kapasitas, keberlanjutan usaha, serta nilai ekonomi industri baja
nasional. 

Baca Juga :  Hadirkan Ratusan Pengembangan Inovasi Fitur, Bank Raya Raih Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Direktur
Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa
pengalaman global menunjukkan bahwa industri baja memiliki dimensi strategis
bagi ketahanan ekonomi.

“Dalam
kondisi distorsi pasar dan kelebihan kapasitas global, kebijakan yang
memastikan persaingan usaha yang adil menjadi kunci keberlanjutan industri
nasional,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia
Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik
& Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA). 

Baca Juga :  Prospek Emas Pekan Depan Masih Positif, Berpotensi Kembali Mendekati Level $5.400

Pergeseran Global Tegaskan Baja
sebagai Industri Strategis
 

Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo
Setiadharmaji, Steel & Mining Insights dalam tulisannya menyoroti
transformasi Amerika Serikat dari pengawal liberalisasi perdagangan melalui
World Trade Organization menjadi negara yang menerapkan proteksi industri baja
secara sistematis. Penggunaan instrumen seperti tarif berbasis keamanan
nasional menunjukkan bahwa baja diposisikan sebagai bagian dari ketahanan
ekonomi dan keamanan negara.

Pergeseran kebijakan Amerika Serikat menjadi refleksi
bahwa dalam situasi distorsi struktural global, perlindungan terhadap industri
strategis bukanlah pilihan sementara, melainkan bagian dari arsitektur
kebijakan jangka panjang.

Baca Juga :  Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026, KAI Bandara Siapkan 361 Ribu Kursi di Sumatera Utara

Momentum Penguatan Industri Strategis 

Sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden RI, Prabowo
Subianto, dalam memperkuat kedaulatan ekonomi, penguatan industri baja nasional
menjadi fondasi transformasi industri bernilai tambah tinggi.

Krakatau Steel Group berkomitmen meningkatkan daya saing
dan menjaga kepercayaan investor melalui transformasi bisnis yang
berkelanjutan. .

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

Artikel ini ditulis oleh Mitra Penagar.id yang berkolaborasi dalam mempublikasikan artikel kemitraan strategis terkait promosi produk dan layanan jasa secara informatif dengan tetap menjaga standar estetika media.