Reses, Hamzah Idrus Komit Dukung Petani dan Warga Kurang Mampu di Longalo

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hamzah Idrus, saat menggelar reses di Desa Longalo, Kecamatan Bulango Utara pada Selasa (24/06/2025)./Penagar.id
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hamzah Idrus, saat menggelar reses di Desa Longalo, Kecamatan Bulango Utara pada Selasa (24/06/2025)./Penagar.id

Penagar.id – Desa Longalo, Kecamatan Bulango Utara, menjadi titik perhatian Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hamzah Idrus, saat menjalankan reses masa sidang ketiga tahun 2024–2025 pada Selasa (24/06/2025).

Kunjungan politisi dari daerah pemilihan Bone Bolango ini disambut hangat oleh warga yang memanfaatkan momentum tersebut untuk menyuarakan kebutuhan mereka secara langsung.

Warga desa menyampaikan beberapa permintaan penting, seperti akses infrastruktur ke lahan pertanian serta bantuan untuk perumahan layak huni.

Baca Juga :  Ridwan Monoarfa Tekankan Optimalisasi BumDes Dalam Peningkatan PAD

“Kami berharap ada pembangunan jembatan penghubung sepanjang 37 meter menuju lahan pertanian, serta bantuan rumah untuk warga kurang mampu,” ujar salah satu warga.

Menanggapi permintaan tersebut, Hamzah Idrus memastikan bahwa aspirasi warga akan ia bawa ke forum-forum resmi di DPRD dan dinas-dinas terkait.

Baca Juga :  Ini Penyampaian Thomas Mopili usai Salat Id di Masjid Baiturrahim

“Seluruh aspirasi masyarakat saya tampung dan akan saya bawa ke rapat-rapat komisi serta diteruskan ke dinas teknis di Pemerintah Provinsi Gorontalo,” tegas Hamzah.

Mengenai harapan warga terkait bantuan rumah, Hamzah mengakui bahwa saat ini tidak tersedia alokasi dari pemerintah provinsi. Namun, ia tetap membuka ruang untuk alternatif bantuan dari berbagai pihak.

“Saya akan komunikasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk membuka peluang program dari pusat maupun CSR swasta,” katanya.

Baca Juga :  Komisi I Dorong Penguatan KPID di Tengah Tekanan Fiskal Daerah

Menutup penyampainnya, Hamzah menjelaskan, kegiatan reses seperti ini menjadi salah satu sarana formal bagi wakil rakyat untuk menjaring masukan dari masyarakat secara langsung.

“Nantinya, hasil serap aspirasi ini akan menjadi rujukan penting dalam menyusun program kerja maupun anggaran pembangunan daerah,” pungkasnya.

**Cek berita dan artikel terbaru kami. Klik untuk Ikuti WhatsApp Channel Penagar.id