Tanggapan Mantan Striker saat MU Kalah dari Tottenham

Manchester United. (Foto: Getty Images/Catherine Ivill - AMA)
Manchester United. (Foto: Getty Images/Catherine Ivill - AMA)

Penagar.id, NASIONAL – Mantan striker Manchester United (MU), Michael Owen, mengkritik penampilan tiga bek Setan Merah setelah kekalahan timnya dari Tottenham Hotspur.

Owen menilai bahwa ketiga bek MU tidak memberikan kontribusi apa pun dalam pertandingan tersebut.

MU harus menelan kekalahan 0-1 saat melawat ke markas Tottenham di pekan ke-25 Premier League.

Baca Juga :  Real Madrid vs Atletico : Los Blancos Menang 2-1 di Bernabeu 

Dalam laga yang berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium, London, pada Minggu (16/2/2025) malam WIB, gol tunggal Tottenham dicetak oleh James Maddison pada menit ke-13.

Maddison berhasil memanfaatkan bola muntah dari tendangan Lucas Bergvall yang berhasil ditepis oleh kiper Andre Onana.

Maddison menjadi satu-satunya pemain yang bereaksi cepat setelah bola ditepis Onana, sementara para bek MU malah tampak terdiam.

Baca Juga :  Piala Asia U-23 2026 : Laos Tahan Imbang Indonesia, Korsel Pimpin Grup J

Owen pun menyoroti performa buruk dari Harry Maguire, Matthijs de Ligt, dan Noussair Mazraoui. Ia menilai ketiga bek tersebut lengah dalam momen yang sangat menentukan.

“Yang membuat saya semakin frustrasi dengan tim Manchester United ini adalah bek-bek tengah yang tidak melakukan apa-apa sepanjang pertandingan,” ujar Owen.

Baca Juga :  Marquez Dominasi Hari Ketiga Tes MotoGP Sepang 2025

“Mereka hampir tidak mengejar pemain sama sekali, namun ketika mereka diminta untuk melakukan satu pekerjaan — menghentikan tembakan pemain lawan — mereka malah lengah.”

“Saat kita melihat cuplikan di babak pertama, mereka tidak menjaga siapa pun. Ketiganya sama sekali tidak menekan, tidak mengejar, hanya berdiri diam di sana saja,” kata Owen.(*)


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."