Thariq Modanggu Minta Orang Tua Imbangi MBG dengan Makanan Rohani

Thariq Modanggu saat menghadiri kegiatan launching pemeriksaan kesehatan gratis di SMP Negeri 1 Kwandang. (Foto : Dok. Kominfo)
Thariq Modanggu saat menghadiri kegiatan launching pemeriksaan kesehatan gratis di SMP Negeri 1 Kwandang. (Foto : Dok. Kominfo)

Penagar.id – Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu mengingatkan bahwa program Program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu diseimbangkan dengan peran orang tua dalam mendidik karakter anak.

Hal ini disampaikan Thariq Modanggu usai menghadiri kegiatan launching pemeriksaan kesehatan gratis di SMP Negeri 1 Kwandang.

Baca Juga :  Hari Patriotik 23 Januari : Inspirasi untuk Membangun Bone Bolango

“Pemerintah Pusat telah memberikan bantuan MBG, maka kita para orang tua juga memberikan makanan spiritual, makanan berahlak, sehingga klop antara Makan Bergizi Jasmani dan makan Rohani yakni spiritual,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat serta orang tua agar program MBG semakin efektif.  Sebab, partisipasi dari berbagai pihak  menjadi salah satu kunci keberlanjutan program ini.

Baca Juga :  Pesan Terakhir Merlan Uloli Diakhir Jabatan 

“Kita perlu meningkatkan partisipasi dan dukungan dari masyarakat serta orang tua siswa dalam Program Makan Bergizi Gratis, sehingga program ini dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien,” tambahnya.

Baca Juga :  Taman Pontolo Indah Ditata Ulang, Nurjanah Tekankan Pentingnya Ruang Publik Ramah Warga

Meski program MBG sudah berjalan baik, dirinya berharap Gorontalo Utara bisa mendapatkan tambahan kuota agar semakin banyak pelajar yang bisa merasakan manfaatnya.

“Luar biasa, siswa kita begitu berterima kasih dan merasakan manfaatnya dari Makan Bergizi Gratis,” tandasnya.


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."