DPD PDI-P Gorontalo Luruskan Informasi Pemecatan Wahyu Moridu

Sekretaris DPD PDIP Gorontalo, La Ode Haimudin saat diwawancarai awak media, Minggu (15/6/2025). (Foto : Sucipto Mokodompis/ Penagar.id)
Sekretaris DPD PDIP Gorontalo, La Ode Haimudin saat diwawancarai awak media, Minggu (15/6/2025). (Foto : Sucipto Mokodompis/ Penagar.id)

Penagar.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Gorontalo memastikan segala keputusan terkait kader partai, akan tetap mengikuti mekanisme dan aturan organisasi.

Hal ini ditegaskan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Gorontalo, La Ode Haimudin menyusul adanya informasi terkait pemecatan Wahyu Moridu dari keanggotaan partai.

“Kami pasti akan mematuhi aturan partai, dan sampai saat ini belum ada keputusan partai,” kata La Ode Haimudin saat dikonfirmasi terkait isu pemecatan tersebut, Jumat (19/9/2025) malam.

Baca Juga :  Merasa Dirugikan BRI, Warga Kota Gorontalo Bakal Mengadu ke DPRD

Laode juga menegaskan bahwa informasi yang beredar luas di media sosial terkait pemecatan Wahyu Moridu dari keanggotaan partai tidak benar.

Menurutnya, informasi pemecatan tersebut adalah isu liar, bukan resmi dari partai. Karena itu, ia meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh isu yang belum tentu kebenarannya.

Baca Juga :  Warga Bolmut Diamankan Polisi di Gorontalo atas Dugaan Kepemilikan Narkoba 

DPD PDIP Provinsi Gorontalo, kata La Ode, masih akan menggelar rapat internal terkait persoalan tersebut untuk kemudian diteruskan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

Baca Juga :  RSTN Boalemo Diduga Abaikan Edaran Menkes saat Belanja Obat Tahun 2023

La Ode memastikan, pihaknya akan memberikan keterangan resmi kepada publik melalui konferensi pers yang akan digelar di Kantor DPD PDI Perjuangan Gorontalo pada Minggu (21/9/2025) nanti.

“Tolong kami diberi waktu. Kami masih akan menggelar rapat. Insya Allah secepatnya kami akan memberikan sikap dengan cepat,” jelasnya.


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."