Golkar dan Demokrat Satu Suara Soal Isu Reshuffle Kabinet

Golkar dan Demokrat Belum Dengar Isu Reshuffle Kabinet.(Foto: Suara Merdeka)
Golkar dan Demokrat Belum Dengar Isu Reshuffle Kabinet.(Foto: Suara Merdeka)

Penagar.id – Isu reshuffle kembali mencuat setelah pernyataan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, yang tidak memberikan jawaban tegas saat ditanya soal kemungkinan pergantian menteri.

Ia hanya meminta publik menunggu pengumuman resmi dari Presiden Prabowo Subianto.

“Tunggu aja. Nanti Bapak Presiden yang menceritakan,” kata Teddy dalam keterangannya di Istana Merdeka, Selasa (7/4/2026).

Sejumlah partai politik menyatakan belum memperoleh informasi terkait rencana perombakan kabinet dalam waktu dekat, meski isu reshuffle kembali mencuat ke publik.

Baca Juga :  Ronal Alibasa Dampingi Muhlis Lakodi Pimpin PDIP Bonbol, Fajrin Taliki Bendahara

Golkar dan Demokrat satu suara soal isu reshuffle kabinet ini. Kedua partai tersebut sama sama mengaku belum tahu.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, mengatakan pihaknya belum mendapatkan kabar mengenai kemungkinan pergantian menteri.

Baca Juga :  Semangat Marhaenisme Menggema dalam Diskusi Bulan Bung Karno

“Enggak, saya belum dengar. Yang kali ini saya belum dengar,” ujar Sarmuji kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Hal serupa disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, yang juga mengaku belum mengetahui adanya rencana reshuffle dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Dukungan untuk Ronal Alibasa Makin Menguat, DPC PDIP Bone Bolango Tunggu SK DPP

Meski demikian, Herman menegaskan bahwa kewenangan untuk melakukan perombakan kabinet sepenuhnya berada di tangan Presiden.

“Jadi Pak Presiden ini akan melakukan reshuffle atau tidak, memilih siapa, itu adalah urusannya beliau,” kata Herman.

Sumber : Rmol


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."