Trump Tolak Debat Capres Ketiga Lawan Kamala Harris

Donald Trump dan Kamala Harris. (Foto : AP Photo/Alex Brandon)
Donald Trump dan Kamala Harris. (Foto : AP Photo/Alex Brandon)

Republish.id, MANCANEGARA – Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang juga calon presiden dari Partai Republik, menyatakan tidak akan berpartisipasi lagi dalam debat capres melawan Wakil Presiden AS Kamala Harris, calon presiden dari Partai Demokrat.

Trump sebelumnya telah dua kali mengikuti debat capres, pertama melawan Harris pada Selasa (10/9) malam di Philadelphia dan kedua melawan Presiden Joe Biden pada Juni lalu di Atlanta.

Baca Juga :  Trump : Ukraina Siap Berunding, Rusia Respon Positif 

Baca Juga : Putin ke AS dan NATO : Jangan Cari Gara-gara

Harris ditetapkan sebagai calon presiden resmi Partai Demokrat setelah Biden mundur dari pencalonan pada Juli lalu.

“Tidak Akan Ada Debat Ketiga!” tulis Trump dalam pernyataan di media sosial Truth Social, seperti dilansir Reuters, Jumat (13/9/2024).

Baca Juga :  Perintah Trump: AS Bakal Rilis Dokumen Pembunuhan John F Kennedy

Trump tidak menjelaskan lebih lanjut alasan dirinya menolak debat capres selanjutnya melawan Harris.

Baca Juga : Sungai Besar di Brasil Berubah Hijau Zamrud

Sebelumnya, tim kampanye Harris menantang Trump untuk melakukan debat capres kedua.

“Mungkin,” mungkin, jawap Trump saat ditanya oleh Fox News terkait tantangan tersebut usai debat capres pada Selasa (10/9/2024) malam.

Baca Juga :  Malnutrisi dan Cedera Parah Jadi Ancaman Ganda bagi Anak-Anak Gaza

“Saya harus memikirkannya, tetapi jika Anda memenangkan debat, saya pikir mungkin saya sebaiknya tidak melakukannya,” ucap Trump.

Di sisi lain, dalam kampanye di North Carolina pada Kamis (12/9), Harris menyatakan dirinya percaya bahwa para pemilih di AS berhak untuk menyaksikan debat selanjutnya antara dirinya dan Trump.(*)

 

*Baca selengkapnya di Sini


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Penulis di Penagar.id yang aktif mengurasi berbagai sumber tepercaya untuk menghadirkan cakrawala informasi yang lebih luas bagi pembaca."