Penyelesaian Kasus RS Bioklinik Penting Demi Kelanjutan Layanan BPJS

Anggota Komisi IV Dprd Provinsi Gorontalo. dr. Darsianti Tuna. (Foto : Dok. Ist)
Anggota Komisi IV Dprd Provinsi Gorontalo. dr. Darsianti Tuna. (Foto : Dok. Ist)

Penagar.id – Pemutusan kontrak kerja sama antara BPJS Kesehatan dan RS Bioklinik Gorontalo menjadi perhatian serius Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo.

Menyikapi hal itu, mereka menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Kesehatan, pihak BPJS, dan manajemen rumah sakit.

Pertemuan yang dipimpin oleh dr. Sri Darsianti Tuna ini membahas sejumlah poin krusial, terutama tanggung jawab RS Bioklinik dalam menyelesaikan kewajiban administratif yang sempat terbengkalai.

“Alhamdulillah, Komisi IV DPRD hari ini telah menyusun beberapa rekomendasi penting. Salah satunya terkait pemutusan kontrak antara Bioklinik dan BPJS yang sudah sesuai dengan prosedur berdasarkan perjanjian kerja sama. Pihak rumah sakit juga telah mengakui kesalahan administratif dan kelalaian yang terjadi,” ujar dr. Yanti, Senin (2/6/2025).

Baca Juga :  DPRD Ingatkan Pemprov Soal Aset Tak Bersertifikat

Ia menyebut bahwa pihak rumah sakit sudah menuntaskan sebagian besar kewajibannya, termasuk soal pengembalian dana.

“Hingga saat ini, Bioklinik sudah menyelesaikan sekitar 70 persen dari kewajiban, termasuk pengembalian dana. Kami berharap 100 persen kewajiban ini segera dituntaskan,” tegasnya.

Baca Juga :  Audiensi DPRD dan KPK Bahas Sinergi Antarlembaga Cegah Korupsi di Provinsi Gorontalo

Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 16 Tahun 2019, rumah sakit yang melanggar kontrak diwajibkan menyelesaikan denda atau pengembalian dana maksimal tiga bulan sejak sanksi dijatuhkan.

Komisi IV berharap kasus ini bisa diselesaikan di daerah. Tapi jika negosiasi lokal mengalami hambatan, langkah ke BPJS pusat jadi opsi berikut.

Baca Juga :  Anggaran Pokir Turun, DPRD Provinsi Gorontalo Tetap Prioritaskan Aspirasi Warga

“Namun tidak menutup kemungkinan jika negosiasi mengalami kendala, kami akan berkonsultasi ke BPJS Pusat,” ujarnya.


**Cek berita dan artikel terbaru di Saluran WhatsApp Penagar.id

"Kegemarannya dalam menulis membawa pria yang akrab disapa Iwan ini terjun ke dunia jurnalistik. Ia pernah menjadi wartawan di salah satu media pertama dan terbesar di Gorontalo, pengalaman yang semakin memotivasinya untuk terus menulis."